Kisah Perjuangan Pelajar SMKN 4 Balikpapan jadi Paskibraka Provinsi Kaltim

TRIBUNKALTIM.CO – Khoirina Alfi, satu dari 38 siswa-siswi di barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Provinsi Kalimantan Timur yang ikut bertugas dalam detik-detik proklamasi, Kamis (17/8/2023).

Siswi berusia 16 tahun tersebut terpilih sebagai pembawa baki di Upacara Bendera dalam rangka HUT Republik Indonesia (RI) ke-78 yang dilaksanakan di GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda.

Perempuan yang akrab disapa Rina ini merupakan siswi SMKN 4 Balikpapan.

Saat ditemui, Rina tak menyangka terpilih sebagai pembawa baki untuk membawa bendera pusaka merah putih yang langsung diserahkan oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Rasa syukur diucapkannya, setelah diberi kesempatan ini.

“Bersyukur dan tidak menyangka. Makna kemerdekaan untuk saya, berkibarnya bendera Merah Putih saat 17 Agustus,” sebutnya.

Pengalaman selama bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun ini juga diceritakannya.

Selain pengalaman, salah satunya ia bisa merasakan mendapat kesempatan bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Punya banyak teman baru dan pengalaman baru.

“Kalau ditanya tantangan sebagai pembawa baki, saat berhadapan langsung dengan Pak Gubernur,” kata Rina.

Usai melaksanakan tugas secara baik, Rina mengaku lega, terlebih ketika melihat bendera yang dibawanya berhasil berkibar sempurna.

Rina yang masih melanjutkan pendidikannya di SMK, juga bercita-cita sebagai polwan.

Waktu Latihan yang Dibutuhkan 

Siswi kelahiran Balikpapan pada 26 Mei 2007 ini juga bercerita, bahwa terjun ke dunia Paskibraka saat setelah masuk SMK.

Tawaran untuk mengikuti seleksi Paskibraka di tingkat Kota datang, yang membuatnya mengambil keputusan untuk ikut.

Perempuan yang juga hobi berolahraga basket ini memberanikan diri ikut seleksi di tingkat kota.

Melalui proses yang panjang dan tidak mudah, dia bersyukur bisa sampai menjadi pembawa baki pada upacara kali ini.

“Saya ikut seleksi di tingkat kota dan Alhamdulillah lolos di tingkat provinsi walau belum rezeki saya untuk ke nasional,” ujarnya.

“Tapi, dapat kepercayaan sebagai pembawa baki itu juga sangat bersyukur,” imbuhnya.

“Proses latihannya memakan waktu selama 3 bulan. Seleksi di tingkat kota itu sudah dari Februari 2023,” sambung Rina. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Kisah Perjuangan Pelajar SMKN 4 Balikpapan jadi Paskibraka Provinsi Kaltim, https://kaltim.tribunnews.com/2023/08/17/kisah-perjuangan-pelajar-smkn-4-balikpapan-jadi-paskibraka-provinsi-kaltim.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo 

Leave a Reply