Job Fair SMK Negeri 4 Balikpapan 2017

alfiramadhany: BALIKPAPAN, TRIBUN – SMK Negeri 4 Balikpapan menggelar Job Fair dalam rangka menjembatani para siswa-siswi untuk mendapatkan informasi pekerjaan. Bernuansa hitam putih, siswa-siswi SMK Negeri 4 Balikpapan berbaris menunggu giliran memasuki ruang aula. Menggenggam amplop coklat di tangan mereka, pelajar kelas 12 ini tampak siap malaksanakan job interview.

Senin (27/3) SMK N 4 Balikpapan dibanjiri siswa kelas 12 yang akan menghadiri Job Fair yang dilaksanakan di aula sekolah. Sebagai kegiatan rutin tahunan, Job Fair yang diadakan SMK N 4 Balikpapan ini melibatkan lebih dari 15 industri yang terkait dengan bidang kompetensi di SMK N 4 Balikpapan.

Dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Balikpapan yang diwakili oleh bapak sofiansyah, berpesan dengan adanya Job Fair ini dapat menekan angka pengangguran di Kota Balikpapan. Selain itu juga, kegiatan yang dibuka pukul 9.00 wita ini mengundang Ketua PHRI Balikpapan, dan Dinas Pendidikan.

Mewakili Mujadi SPD MPD, Kepala SMK Negeri 4 Balikpapan, Wakil Kepala Sekolah urusan Humas, Anik Aningtyas menjelaskan alasannya melaksanakan kegiatan hanya berlangsung Senin (27/3) ini saja.

“Job Fair selalu diadakan setiap tahun. Melalui kegiatan ini kami memberikan akses kepada siswa-siswi kami untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dan bagaimana proses untuk mendapatkan pekerjaan itu sendiri,” jelas Anik.

SMK Negeri 4 Balikpapan memiliki progam keahlian yakni, Akomodasi Perhotelan, Tata Boga, Tata Busana, Tata Kecantikan Rambut, yang siswa-siswinya dididik untuk siap menjadi tenaga kerja yang andal. Berbekal ilmu kejuruan, Anik kembali menegaskan keinginannya agar siswa-siswinya dapat bersaing di dunia kerja dengan meningkatkan etos kerja.

“Sesuai pesan dari KetuaPHRI, Bapak Yulidar Gani, siswa-siswi disini harus meningkatkan etos kerja. Karena etos kerja merupakan hal yang penting. Jangan sampai merasa pekerjaan itu berat, ada hambatan dan masalah lantas kemudian mengundurkan diri. Mengundurkan diri juga membuat peningkatan pada jumlah pengangguran.

Anik juga mewakili Ketua PHRI, berpesan kepada industri yang berpartsipasi dalam Job Fair untuk mengutamakan mempekerjakan putra putri Balikpapan terlebih dahulu sebelum mengambil dari luar daerah . Anak-anak kita tidak kalah baik dengan lulusan luar daerah. Jika mereka dibimbing, diajarkan, diberi pengarahan, mereka dapat belajar dengan baik. Apalagi kita menginginkan penurunan tingkat pengangguran di Balikapapan. Jadi tidak ada salahnya memaksimalkan tenaga kerja dari daerah,” pesannya.(m03)

Meriah, Pentas Seni Kemerdekaan di SMKN 4

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Suasana ramai dan meriah nampak di lapangan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Balikpapan di acara Pentas Seni dan Bazar ke-19, Sabtu (20/8/2016).

Pentas seni (pensi) yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita ini dihadiri Wali Kota Rizal Effendi dan Wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud.

Acara pensi langsung dibuka dengan sambutan Wakil  Wali Kota Balikpapan yang sangat mengapresiasi kegiatan tahunan ini. Selain itu Rahmad juga menyampaikan beberapa pesan dan motivasi kepada siswa dan siswi SMKN 4 Balikpapan.

“Buat para siswa dan siswi kita perlu meningkatkan kreativitas, inovatif dan sifat agamis serta jiwa kewirausahaan untuk mencapai perekonomian yang lebih baik. Jangan cuma ingin lulus dari sekolah untuk menjadi pegawai. Seperti bapak seorang pebisnis kalian juga harus terjun ke dunia bisnis dan semoga bisa jadi pemimpin,” ujar Rahmad dalam pidato sambutannya.

Dalam kegiatan pentas seni kali ini terdapat pula stan bazar-bazar yang merupakan produk hasil kreativitas siswa dan siswi SMKN 4 Balikpapan seperti olahan makanan dan cenderamata.

Rangkaian acara pensi hari ini menampilkan beberapa hiburan seperti tari tradisional kontemporer, fashion show kreasi siswa, dan modern dance.

Hingga saat ini pagelaran acara pensi masih terus berlangsung. (*)

Foto-foto lain selama acara ini berlangsung dapat dilhat disini

 

Sebelas Siswa SMKN 4 Jalani Prakerin di Malaysia

Jumat, 3 Juni 2016 07:37

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Sebanyak 11 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Balikpapan dikirim keMalaysia untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin).

Selama 6 bulan lamanya berada di negeri jiran, para siswa tak hanya menimba ilmu dari tiga hotel berbintang sekaligus, yaitu Hotel Ramada Plaza, Hotel Amansari Resort, dan Hotel Imperia Heritage.

Kepala SMKN 4, Mujadi, melalui Wakil Kepala Hubungan Masyarakat dan Industri, Anik Aningtyas, saat ditemui sebelum keberangkatannya di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan mengatakan siswa yang melaksanakan prakerin di luar negeri berasal dari program keahlian AkomodasiPerhotelan dan Tata Boga.

“Kita terapkan seleksi yang ketat untuk pelaksanaan prakerin ini. Untuk itu, dari seluruh siswa hanya 11 yang dapat berangkat. Dan pihak yang menyeleksi tak hanya dari sekolah, tetapi juga dari pihak hotel yang langsung datang menemui siswa,” katanya, Rabu (1/5/2016).

Pemilihan siswa berdasarkan kemampuan berbahasa Inggris yang wajib dikuasai dan tentunya skill sesuai program yang pelajari selama di sekolah.

SMKN 4 Balikpapan mewakili sekolah yang ada di Kalimantan dalam pelaksanaan Prakerin di luar negeri tersebut.

Selain itu ada sekolah dari DKI Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Timur yang mengikuti program yang sama di Malaysia.

Tak terasa 10 tahun sudah SMKN 4 melaksanakan Prakerin di negara-negara ASEAN.

“Kita berharap pelaksanaan Prakerin di luar negeri menambah pengalaman baru bagi siswa. Dan ilmu yang didapat menjadi bekal setelah mereka lulus nanti. Selain belajar bahasa Inggris, skill tentunya harus meningkat juga kedisiplinan dalam bekerja. Program ini merupakan bentuk dukungan SMKN 4 dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” katanya.

Sumber

Di Bursa Kerja, Ketua PHRI Ingatkan Persaingan Dunia Kerja Semakin Ketat

Sabtu, 16 April 2016 20:16

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – SMKN 4 Balikpapan menggelar job fair atau bursa kerja khusus bagi para calon lulusan dan alumni Sekolah Menengah Kejuruan.

Acara yang digelar di aula sekolah Jalan Belibis III Kelurahan Gunung Bahagia Balikpapan Selatan diikuti tak kurang 15 perusahaan yang bergerak dibidang Perhotelan, Tata Boga, dan Kecantikan.

Pembukaan acara ini dihadiri Kabid Pendidikan Menengah Ganung Pratikno dan Ketua PHRI Yulidar Gani.

Dalam sambutannya Yulidar mengingatkan persaingan dunia industri semakin ketat khususnya sesama pekerja.

Di tengah kelesuan ekonomi berdampak meningkatnya pengangguran dan memasuki ekonomi Asean juga menjadi tantangan tersendiri untuk siap bersaing dengan tenaga asing dari luar.

“Etos kerja harus kita tingkatkan selain tentunya skill harus dimiliki sebagai modal bersaing di dunia usaha apalagi pekerja luar siap untuk terima upah murah,” katanya.

Kepala SMKN 4 Mujadi mengatakan, digelarnya bursa kerja khusus merupakan sebuah tanggung jawab sekolah tak hanya mendidik dan mencetak pekerja tetapi juga menyalurkan memastikan para lulusan dapat ditempatkan di industri.

“Ini kegiatan rutin kita setiap tahun mempertemukan calon pekerja dan perusahaan yang membutuhkan pekerja, sehingga kita fasilitasi satu lokasi agar bisa lebih mudah perusahaan mendapat pekerja, dan lulusan kita cepat mendapat pekerjaan,” katanya.

Selain itu dalam acara ini biasanya pihak sekolah juga melakukan berbagi pengetahuan kondisi terkini dunia industri sehingga apa yang perlu dilakukan sekolah agar terus mencetak para pekerja yang sesuai kebutuhan saat ini.

Mujadi pun boleh berbangga karena hanya SMKN 4 satu-satunya sekolah yang menggelar job fair sendiri sehingga secara tak langsung membantu pemerintah dalam pengentasan tingkat pengangguran di Balikpapan. (*)

SUMBER

SKOI Kaltim dan SMKN 4 Balikpapan Juara Kejuaraan Voli antar pelajar se-Kaltim

Dispora Management | Senin, 11 April 2016 – 14:01:37 WIB

Guna memetakan kekuatan daerah, Dispora Kaltim berkerjasama dengan Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kaltim, menggelar kejuaraan yang dilaksanakan tanggal 8-10 April 2016 di gedung Serbaguna Stadion Madya Sempaja dengan diikuti 990 pelajar dari 78 tim.

Ke-78 tim berasal dari 4 Kabupaten/Kota se Kaltim yakni Samarinda, Balikpapan, Kutai kartanegara dan penajam Paser Utara saling adu ketangguhan bermain voli.

Di kategori Sekolah Dasar, tim putra dan putri asal kota minyak Balikpapan mengokohkan diri sebagai yang terbaik setelah pada partai final, tim putra SDN 010 Balikpapan mengkandaskan perlawanan sengit SD Tenggarong Seberang. Sementara pada sektor Putri, SDN 008 Balikpapan mampu menyudahi tim sekotanya SDN 005 Balikpapan.

Sementara untuk kategori pelajar SLTP, pelajar Kota Tepian mendominasi setelah di sektor Putra, tim SMPN 21 Samarinda keluar sebagai juara setelah mematahkan perlawanan dari SMP YPM asal Tenggarong Seberang. Di KAtegoro SLTP Putri, lagi-lagi sekolah asal Samarinda keluar sebagai yang terbaik, dimana SMPN 4 bermain taktis untuk menyudahi perlawan luar biasa SMPN1 Anggana.

Pertandingan semakinj menarik ketika memasuki partai final untuk kategori SLTA. SMKN 4 Balikpapan yang bertemu SMKN 19 menyuguhkan pertandingan yang berjalan dalam tempo tinggi. Kedua tim yang membawa nama Kota masing-masing ini saling tukar menukar smash. Setelah berlangsung selama kurang lebih satu jam, SMKN 19 harus mengakui kematangan tekhnik SMKN 4 Balikpapan.

Di Sektor Putri, tim Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim langsung menggebrak sejak menit pertama ketika bertemu SMKN 1 Samarinda. Meskipun melakukan sejumlah kesalahan sendiri, namun tim SKOI Kaltim yang berisikan sejumlah atlet dari beberapa cabor dan memiliki keunggulan fisik tersebut, mampu keluar sebagai pemenang dan mematahkan perlawan a lot tim SMKN 1 Samarinda.

“Kita tentu sangat bangga dengan potensi-potensi yang ditampilkan dalam kejuaraan ini, harapan kita untuk menjaring dan mendata potensi tiap daerah peserta dapat tercapai, namun sayangnya sejumlah daerah belum ikut berpartisipasi, akan tetapi melihat potensi yang ada, kami optimis Kaltim tidak akan kehabisan stok atlet voli,”ungkap Kadispora Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Olahraga Dispora Kaltim, Ego Arifin, ketika menutup kejuaraan ini.

Dirinya pun menghimbau kepada seluruh peserta untuk terus tekun berlatih, mengingat kejuaraan serupa untuk tingkat pelajar banyak dilaksanakan, bahkan nantinya Dispora Kaltim akan memberi masukan kepada PBVSI untuk menggunakan atlet-atlet berpotensi pada kejuaraan ini sebagai wakil Kaltim dalam even pelajar tingkat regional maupun nasional. (rdi)

SUMBER

Generasi Muda Bersama BPKP Perangi Korupsi. Bisa!!!!!

03 September 2015 10:25:45

Jumanto, Ak : Belajar !!!  Belajar !!!  Belajar !!! agar percaya diri akan kemampuan diri sendiri, hindari menyontek, karena itu cikal bakal dari perilaku korupsi yang lebih besar lagi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Investigasi Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur dihadapan siswa dan siswi pelajar SMKN 3 dan SMKN 4 Balikpapan yang sangat antusias mengikuti acara Sosialisasi Program Anti Korupsi di Aula SMKN 4 Balikpapan, Rabu, 2 September 2015.

Antusiasme peserta ditandainya dengan banyaknya pertanyaan seputar masalah korupsi serta peran BPKP dalam menanggulangi korupsi yang semakin merajalela ini dan kenapa hukumannya bagi pelaku korupsi sangatlah ringan sehingga tidak menimbulkan efek jera.

Kepala Bidang Investigasi Jumanto, Ak bersama Tim Focus Group Pelajar yang dimoderatori oleh Leo Lendra menyadari betapa pentingnya menanamkan wawasan kepada siswa-dan siswi tentang bahaya korupsi  sejak dini dan hal ini disambut baik oleh pihak sekolah yang mengharapkan agar acara semacam ini  sesering mungkin dilakukan agar tertanam kepada anak-anak didik tentang bahaya perilaku korupsi sehingga siswa/siswi bisa segera mengantisipasi perilaku ini.

Dalam kegiatan sosialisasi ini Kepala Bidang Investigasi mangajak semua siswa bersama-sama dengan BPKP Memerangi perilaku korupsi ini, caranya tentu dengan meningkatkan kemampuan masing-masing siswa pada jurusan yang diambil saat ini sehingga nantinya dalam menghadapi era globalisasi ini para siswa mampu bersaing secara jujur.

Humas BPKP Kaltim – Lutfi Budiarto

SUMBER

Pelatihan PPDB Online Kota Balikpapan 2015

April 1, 2015 | Admin 

 

Balikpapan – Kota Balikpapan untuk pertama kalinya akan menyelenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online. Bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia, PPDB Online Kota Balikpapan akan dilaksanakan mulai tanggal 1-15 Juli 2015 untuk jenjang SMP dan SMA/SMK.

Untuk mendukung kelancaran pelaksaan PPDB Online tersebut, pada hari Sabtu 28 Maret 2015 lalu dilakukan pelatihan dan pembagian akun operator PPDB Online Kota Balikpapan. Bertempat di SMK Negeri 4 Kota Balikpapan, pelatihan operator yang diikuti oleh 37 Admin Sekolah dan 74 Operator Sekolah tersebut berjalan lancar.

pelatihan opsus 2

Peserta pelatihan bisa menerima materi pelatihan dan menjalankan modul-modul PPDB Online dengan baik dikarenakan sebagian admin dan operator sekolah juga bertugas sebagai operator PADAMU NEGERI di sekolah masing-masing sehingga sudah memiliki pengalaman terhadap modul-modul SIAP Online.

Pelatihan dilanjutkan pada hari berikutnya yaitu Minggu tanggal 29 Maret 2015 di Aula Dinas Pendidikan Kota Balikpapan. Peserta pelatihan kali ini adalah 4 orang Admin Dinas, 4 Operator Dinas dan 10 Operator Khusus yang bertugas melakukan pendataan terhadap calon peserta didik yang berasal dari lulusan sekolah luar Kota Balikpapan.

pelatihan opdin 2

Tidak berhenti sampai di situ, demi kelancaran pelaksanaan PPDB Online Kota Balikpapan 2015, Pada hari Senin tanggal 6 April mendatang akan dilaksanakan simulasi PPDB Online 2015 yang akan iikuti oleh 37 sekolah peserta PPDB Online jenjang SMP dan SMA/SMK.

SUMBER

 

UJian SBK SMK 4 Balikpapan

https://www.youtube.com/embed/8svnrk3jZVo
TribunKaltim Video 
Published on Mar 3, 2015

Mau Lulus Ujian Harus Bisa Menari

Biasanya saat ujian, murid-murid menghadapi kertas ujian dan bila ingin lulus, hasil ujiannya harus harus tinggi. Nah yang ini berbeda, murid Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Balikpapan, Kalimantan Timur, akan lulus ujian bila ia dapat menari di depan rekan-rekannya, di halaman sekolah.

Seperti yang terjadi dalam video ini, murid kelas 11 SMK Negeri 4 Balikpapan yang terletak di Jalan Ruhui Rahayu Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur ini, menari india di halaman sekolah, sebagai bentuk ujian mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK). Dari koreografer hingga pertunjukan dilakukan oleh siswa dan siwi itu sendiri.

Guru Seni Kebudayaan dan Keterampilan (SBK), Magdalena mengatakan kegiatan seni tari yang diadakan di SMKN 4 Balikpapan merupakan ujian praktik untuk menentukan kelulusan pada mata pelajaran SBK. “Jika ada siswa yang tidak mendapat kelompok dalam ujian praktik, maka ujian praktik SBK bisa melakukan ujian praktik lain diantaranya melukis atau menyanyi,” Kata Magdalena.

Tentunya tarian yang ditampilkan mendapat apresiasi dari para siswa yang hadir. Sorak gembira melihat pertunjukan terpantau di sepanjang penampilan,pada Sabtu (21/2/2015).

SUMBER